Minggu, 20 September 2015

Mahasiswa???

catatan 13 juni 2015



Sepi sekali kos an ku malam ini, ditemani suara gemuruh di laptopku yang sudah tua, ditunggui tugasku yang menumpuk, namun rasanya aku tak berniat untuk mengerjakan soal-soal itu....hanya terpikir akan sesuatu tentang training manajemen respon kebijakan publik yang aku hadiri tadi siang, rasanya sangat menggemaskan jika tidak ku ceritakan, terpikir juga saat aku sangat anti dengan yang namanya aksi, sangat tidak suka dengan yang namanya politik, menutup mata dari hal-hal yang kurasa tidak ada untung dan ruginya untuk diriku. 
Namun dibangku kuliah ini aku mengerti, mahasiswa bukanlah seperti yang ada disinetron-sinetron ftv yang dipenuhi dengan kisah asmara yang aku sendiripun tidak tahu apakah ada manfaatnya, mahasiswa bukanlah sebuah jalan yang bertujuan hanya untuk mencari pekerjaan yang layak lalu menghasilkan uang yang banyak, mahasiswa bukanlah yang hanya terpaku diakademik lalu mendapatkan ijazah dan ipk yang tinggi, mahasiswa bukanlah hanya menghabiskan uang orang tua saja, atau yang hanya nongkrong, jalan-jalan ke mall , tetapi aku belajar mahasiswa adalah tentang kepedulian, tentang kepekaan sosial, dan tentang perjuangan dimana kita dituntut untuk bergerak untuk bangsa, bukan hanya untuk diri sendiri semata, mahasiswa yang katanya agen perubahan haruslah bukan hanya sekedar “katanya”,
mahasiswa adalah orang-orang yang kritis, pintar akademik maupun organisasinya, mahasiswa adalah pemuda harapan bangsa, generasi penerus bangsa, apakah generasi tersebut hanya terus diam? Seperti yang dikatakan salah satu kakak angkatanku yang merupakan orang yang luar biasa.... “hal itu dikatakan hidup jika ia bergerak, dan dikatakan mati apabila diam, jadi jika seorang mahasiswa itu hanya diam bukankah itu sama dengan mati?” ya mungkin dia bernafas dan bisa dikatakan hidup sebagai individu, tetapi dia sebagai orang yang mati dalam memperjuangkan bangsanya....kita tidak hanya sebagai penerima dari semua kebijakan-kebijakan yang disodorkan kepada kita, tetapi juga harus berpikir kritis apakah itu baik atau tidak untuk bangsa ini....
mahasiswa bukan hanya bisanya memacetkan jalan, tapi cobalah untuk pahami apa yang mahasiswa itu perjuangkan, untuk siapa mahasiswa aktivis itu berjuang, dan permasalahan apa yang sekarang terjadi dinegara kita, cobalah beranjak dari kursi nyamanmu, sadarilah bahwa Indonesia hampir jatuh dan perlu kita perbaiki, sadarilah negara ini masih belum dalam keadaan makmur sejahtera seperti yang kita citakan, negeri ini dikatakan makmur bukan saat kau merasa cukup, tetapi saat seluruh rakyat negara ini merasa cukup, sudah kau melihat kita semua hidup makmur?
Jangan hanya melihat keatas, sadarilah realita yang ada, kesenjangan ini terasa makin jauh, tidakkah kalian memikirkannya dalam posisi nyamanmu itu, aku ingin bergerak, tetapi jika hanya aku apakah itu akan cukup mengubah negeri ini?tidak kawan. Negeri ini akan berubah jika itu ada “kita” bukan “aku”, “kamu”, atau “mereka”. Kita harus mengubah presepsi-presepsi mereka yang mengatakan Indonesia ini “baik-baik saja”. Kita harus melawan penguasa yang semena-mena, ya, kita memang belum bisa mengubah itu langsung dengan tangan kita, tetapi kita bisa memberikan jalan untuk perubahan-perubahan tersebut.
Jika dipikirkan, apakah penguasa-penguasa tersebut pernah menjadi mahasiswa sesungguhnya???????if so i dont hope to be one of them, well just want to be different that i’ll make a little change.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar