Sepi
sekali kos an ku malam ini, ditemani suara gemuruh di laptopku yang sudah tua,
ditunggui tugasku yang menumpuk, namun rasanya aku tak berniat untuk
mengerjakan soal-soal itu....hanya terpikir akan sesuatu tentang training
manajemen respon kebijakan publik yang aku hadiri tadi siang, rasanya sangat
menggemaskan jika tidak ku ceritakan, terpikir juga saat aku sangat anti dengan
yang namanya aksi, sangat tidak suka dengan yang namanya politik, menutup mata
dari hal-hal yang kurasa tidak ada untung dan ruginya untuk diriku.
Namun
dibangku kuliah ini aku mengerti, mahasiswa bukanlah seperti yang ada
disinetron-sinetron ftv yang dipenuhi dengan kisah asmara yang aku sendiripun
tidak tahu apakah ada manfaatnya, mahasiswa bukanlah sebuah jalan yang
bertujuan hanya untuk mencari pekerjaan yang layak lalu menghasilkan uang yang
banyak, mahasiswa bukanlah yang hanya terpaku diakademik lalu mendapatkan
ijazah dan ipk yang tinggi, mahasiswa bukanlah hanya menghabiskan uang orang
tua saja, atau yang hanya nongkrong, jalan-jalan ke mall , tetapi aku belajar
mahasiswa adalah tentang kepedulian, tentang kepekaan sosial, dan tentang perjuangan
dimana kita dituntut untuk bergerak untuk bangsa, bukan hanya untuk diri
sendiri semata, mahasiswa yang katanya agen perubahan haruslah bukan hanya
sekedar “katanya”,
mahasiswa adalah orang-orang yang kritis, pintar akademik
maupun organisasinya, mahasiswa adalah pemuda harapan bangsa, generasi penerus
bangsa, apakah generasi tersebut hanya terus diam? Seperti yang dikatakan salah
satu kakak angkatanku yang merupakan orang yang luar biasa.... “hal itu
dikatakan hidup jika ia bergerak, dan dikatakan mati apabila diam, jadi jika
seorang mahasiswa itu hanya diam bukankah itu sama dengan mati?” ya mungkin dia
bernafas dan bisa dikatakan hidup sebagai individu, tetapi dia sebagai orang
yang mati dalam memperjuangkan bangsanya....kita tidak hanya sebagai penerima
dari semua kebijakan-kebijakan yang disodorkan kepada kita, tetapi juga harus
berpikir kritis apakah itu baik atau tidak untuk bangsa ini....
mahasiswa bukan
hanya bisanya memacetkan jalan, tapi cobalah untuk pahami apa yang mahasiswa
itu perjuangkan, untuk siapa mahasiswa aktivis itu berjuang, dan permasalahan
apa yang sekarang terjadi dinegara kita, cobalah beranjak dari kursi nyamanmu,
sadarilah bahwa Indonesia hampir jatuh dan perlu kita perbaiki, sadarilah
negara ini masih belum dalam keadaan makmur sejahtera seperti yang kita
citakan, negeri ini dikatakan makmur bukan saat kau merasa cukup, tetapi saat
seluruh rakyat negara ini merasa cukup, sudah kau melihat kita semua hidup
makmur?
Jangan hanya melihat keatas, sadarilah realita yang ada, kesenjangan
ini terasa makin jauh, tidakkah kalian memikirkannya dalam posisi nyamanmu itu,
aku ingin bergerak, tetapi jika hanya aku apakah itu akan cukup mengubah negeri
ini?tidak kawan. Negeri ini akan berubah jika itu ada “kita” bukan “aku”,
“kamu”, atau “mereka”. Kita harus mengubah presepsi-presepsi mereka yang
mengatakan Indonesia ini “baik-baik saja”. Kita harus melawan penguasa yang
semena-mena, ya, kita memang belum bisa mengubah itu langsung dengan tangan
kita, tetapi kita bisa memberikan jalan untuk perubahan-perubahan tersebut.
Jika
dipikirkan, apakah penguasa-penguasa tersebut pernah menjadi mahasiswa
sesungguhnya???????if so i dont hope to be one of them, well just want to be
different that i’ll make a little change.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar